BENDING PIPA DAN METODE PROSES BENDING PIPA
Bending
Bending adalah proses
deformasi secara plastis dari logam terhadap sumbu linier dengan hanya sedikit
atau hampir tidak mengalami perubahan luas permukaan. Bending menyebabkan
logam pada sisi luar sumbu netral mengalami tarikan, sedangkan pada sisi
lainnya mengalami tekanan.
Biasanya pada proses bending dapat dibagi menjadi 6
bagian:
Angle Bending
Angel bending adalah proses untuk membuat lengkungan dengan sudut sampai ± 1500 pada lembaran plat logam.
Roll
Bending
Biasanya roll bending digunakan untuk membentuk
silinder. Bentuk-bentuk lengkung atau lingkaran dari plat logam. Tampak pada
gambar proses roll bending dengan dua
roller sebagai penopang dan satu roller sebagai penekan.
Roll Forming
Proses
ini biasanya digunakan untuk membentuk bentuk-bentuk yang kompleks dengan
material dasar lembaran logam. Tebal material sebelum maupun sesudah proses
pembentukan tidak mengalami perubahan, posisi roller dipasang sejajar dan
prosesnya berjalan continue. Tampak pada gambar proses roll forming membentuk
profil U terdiri dari beberapa roller dies yaitu upper forming rolls dan lower
forming rolls.
Seaming
Seaming adalah proses operasi bending yang digunakan untuk menyambung ujung lembaran logam sehingga membentuk benda kerja seperti kaleng, drum, ember, dan lain-lain. Sambungan dibentuk dengan roll-roll kecil yang disusun secara berurutan.
Baca Juga : Sistematika Bearing
Straightening
Straightening
merupakan proses yang berlawanan dengan bending, digunakan untuk meluruskan
lembaran logam. Pada umumnya straightening dilaksanakan sebelum benda kerja
dilakukan proses bending. Tampak pada gambar proses straightening menggunakan
roller yang dipasang sejajar dengan ketinggian sumbu roller yang berbeda.
Flanging
Proses flanging sama seperti halnya dengan proses seaming hanya saja pada proses flanging ditujukan untuk melipat lembaran logam sehingga membentuk sayap dan membentuk lembaran logam tersebut menjadi permukaan yang lebih besar.
0 comments:
Post a Comment