Just another free Blogger theme

ADSTERRA

Thursday, December 30, 2021

Prinsip Kerja PSV (Pressure Safety Valve)

Prosedur pemeriksaan teknik alat pengaman secara Inline Test disusun dengan tujuan agar dapat digunakan sebagai pedoman/acuan bagi Perusahaan Inspeksi yang membantu Badan Usaha/Badan Usaha Tetap dalam rangka inspeksi dan pemeriksaan keselamatan alat pengaman, agar peralatan tersebut memenuhi peraturan perundangan dan standar yang berlaku dan dapat dioperasikan dengan aman.

RINCIAN PROSEDUR CARA KERJA PSV

PEMERIKSAAN TEKNIK ALAT PENGAMAN

Pemeriksaan teknik alat pengaman :

  1. Penelaahan Dokumen
  2. Pemeriksaan Fisik Alat pengaman
  3. Pengujian dan pengetesan
  4. Pembuatan berita acara
  5. Pembuatan Laporan

Pemeriksaan Fisik Alat pengaman

Pemeriksaan fisik alat pengaman dilakukan untuk memastikan kebenaran pada dokumen dengan name plate dan fisik alat pengaman yang sedang terpasang oleh owner/kontraktor sebelum dilaksanakan pengujian dan pengetesan

Pengujian dan Pengetesan :

  1. Persiapan
  2. Menyiapkan JSA ( Job Safety Analisis )
  3. Memakai APD lengkap
  4. Memasang barricade di area sekitar pekerjaan
  5. Menutup Block Valve Inlet PSV
  6. Menutup Block Valvet Outlet PSV
  7. Merilis tekanan antara Block Valve dan PSV
  8. Memasang Flexible House di Rilis dan menyambungkannya ke Outlet Test Bench
  9. Setting PSV sesuai data sheet dan P & ID
  10. Melakukan rekaman hasil uji
  11. Peyegelan


Cara kerja safety valve didisain khusus untuk melepaskan tekanan berlebih yang ada di equipment dan sistem perpipaan pada jaringan hydrant. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada equipment, dan lebih penting lagi untuk menghindari kecelakaan pada para pekerja. Karena tekanan atau temperatur yang diterima oleh safety valve ketika melebihi batas yang telah yang telah ditetapkan, maka valve ini akan melepaskan kenaikan tekanan sebelum menjadi tekanan lebih ekstrim.


Material yang digunakan untuk pegas safety valve terbuat dari baja, Cara kerja safety valve yang secara otomatis akan terbuka jika tekanan mencapai level tidak aman. Level tekanan pada valve ini bisa diatur sesuai dengan kemampuan jaringan yang akan telah di pasang, sehingga bisa ditentukan pada level tekanan berapa valve ini akan terbuka. Ketika tekanan kembali normal, Valve ini secara otomatis akan tertutup kembali.



Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Post a Comment