RENCANA PENGANGKATAN (LIFTING PLAN)
Dalam melakukan perencanaan pengangkatan pada crane harus memperhatikan dari berbagai aspek, meliputi lingkungan, peralatan alat bantu angkat, alat pengaman diri (APD) serta izin melakukan pekerjaaan.
PRINSIP PENTING UNTUK OPERASI PENGANGKATAN
- Perencanaan / planning
- Kontrol
- Kompetensi
- Peralatan (equipment)
- Inspeksi, pemeliharaan dan sertifikasi
- Integritas beban dan stabilitas
- Manajemen system
Perencanaan diperlukan untuk setiap pengangkatan. Jika pengangkatan menyimpang dari rencana, maka hentikan pekerjaan itu. Mengidentifikasi Bahaya dan penilaian risiko (risk assessment) serta Penentuan metode peralatan angkat dan jumlah orang yang dibutuhkan.
KONTROL
Salah satu orang di tim angkat harus ditunjuk sebagai penanggung jawab operasi pengangkatan (disebut sebagai PIC).
- PIC harus menelaah rencana angkat dan memastikan bahwa pengangkatan dilakukan mengikuti rencana.
- PIC memastikan bahwa tim angkat memahami komunikasi visual atau radio sebelum pengangkatan.
- Semua personel yang terlibat dalam operasi pengangkatan harus jelas dengan tanggung jawab masing-masing.
- Semua orang harus bebas dari beban diatasnya dan area potensi dampak.
KOMPETENSI
Semua orang yang terlibat harus terlatih dan kompeten terhadap tugasnya serta pelatihan penyegaran dan penilaian secara periodik diperlukan untuk menjamin kompetensi.
Bisa dibaca juga ► Pedoman Pemeriksaan Pedestal Crane
PERALATAN (EQUIPMENT)
- Peralatan harus sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
- Kondisi siap operasi dan harus dirancang sesuai standard.
- Peralatan harus dilengkapi dengan perangkat keselamatan yang sesuai.
- Setiap alat pengaman yang terpasang pada alat angkat harus operasional.
INSPEKSI, PEMELIHARAAN DAN SERTIFIKASI
Integritas Peralatan harus dipelihara dan terdaftar.
Perangkat pengangkat (Lifting devices) dan peralatan harus diperiksa setidaknya setiap 12 bulan.
Semua perangkat pengangkat dan peralatan harus diperiksa secara visual sebelum digunakan.
Beban tidak boleh melebihi kapasitas dari alat angkat.
Integritas dan stabilitas beban harus diverifikasi sebelum mengangkatnya.
PERENCANAAN (PLANNING)
- Karakterisasi beban dalam hal dimensi, berat, dan titik berat.
- Karakterisasi pengangkatan, rotasi, kecepatan, dan arah pergerakan.
- Evaluasi bahaya untuk menentukan konsekuensi akibat tabrakan atau beban jatuh.
- Tentukan bagaimana pengikatan beban sesuai good rigging practices.