INTRUKSI KERJA FORKLIFT
1. TUJUAN
Prosedur pemeriksaan pesawat angkat angkut (Forklift) ini disusun dengan
tujuan sebagai berikut:
1. Memenuhi persyaratan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
2. Memeriksa untuk pengujian kelaikan
pesawat angkat
3. Menguji kekuatan konstruksi (Integritas
Struktur)
4. Membuktikan kestabilan dalam operasi
2. RUANG LINGKUP
Batasan dari prosedur ini dibuat untuk pengerjaan pemeriksaan oleh pihak
ketiga dalam rangka kegiatan usaha inspeksi dan sertifikasi peralatan pesawat
angkat angkut (forklift) di lingkungan opersi Pertambangan Minyak dan Gas
Bumi.
3. ACUAN
Dalam melaksanakan pemeriksaan, PT. MARINDOTECH menggunakan
landasan hukum dan peraturan sebagai berikut :
1.1. Dasar hukum
1. UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
2. Mijn Politie Reglement Stb. No. 341 tahun 1930 tentang peraturan Keselamatan
kerja
tambang
3.
Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia
No. 19 tahun
1973 tentang Pengaturan dan
Pengawasan Keselamatan Kerja di bidang Pertambangan
4.
Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No. 17
tahun 1974 tentang Pengawasan Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi
Minyak dan Gas bumi di daerah lepas pantai
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 11 tahun 1979 tentang Keselamatan Kerja Pemurnian dan Pengolahan Minyak dan Gas Bumi
3.2. Referensi
2.
ASME B.56.1 “Fork Lift”
3.
ASME
B56.6 “Forklift Trucks”
4.
AWS
D.1.1, “Structural Welding Code”
5.
ASME
IV, “Non Destructive Examination”
6. Manufacture
Book and Instruction Manual
4. TANGGUNG JAWAB
Operator Forklift: Melakukan pemeriksaan visual dan fungsional harian
sebelum digunakan.
b. Teknisi / Mekanik: Melaksanakan inspeksi
teknis berkala dan perawatan sesuai jadwal.
c. Pengawas Lapangan / Supervisor:
Memastikan forklift telah diperiksa dan disetujui untuk digunakan.
d. Inspekur: Melaksanakan inspeksi teknis
dan pemeriksaan keselamatan pada forklift.
5.
RINCIAN PROSEDUR
1.1.
PEMERIKSAAN TEKNIS
1.1.1.
Review
desain, data dan dokumen
Penelaahan
dokumen dilakukan untuk memastikan apakah ketentuan - ketentuan desain telah
memenuhi persyaratan yang diatur oleh Standard/Code.
Konsiderasi dasar penilaian tetap bertitik tolak pada persyaratan desain dan
konstruksi yang aman pada struktur. Dokumen – dokumen dibawah ini dapat membantu
inspekur atau tenaga ahli untuk melakukan penilaian, antara lain:
a. Manufature Data Record
b. Inspection and Test Plan (ITP)
c.
Urutan
Rencana Pengujian (table beban)
d. Keterangan Hasil Inspeksi Teknis atau
Sertifikat Inspeksi Teknis
e. Laporan Hasil Inspeksi sebelumnya
f.
Catatan
pemeliharaan (history card)
g. Analisa Risiko (jika ada)
h. Reverse Engineering (apabila tidak ada data pabrik pembuat)
i. Laporan Residual Life Assessment
(apabila melebihi umur desain)
j. Petunjuk operasi (manual book)
k.
Kompetensi dan/ atau kualifikasi opearator
l.
Prosedur
reparasi/alterasi/modifikasi (untuk forklift modifikasi)
m. Perhitungan reparasi/alterasi/modifikasi (untuk forklift
modifikasi)
n. Spesifikasi material bahan pengganti
(untuk forklift modifikasi)
o. Gambar reparasi/alterasi/modifikasi
(untuk forklift modifikasi)
Kebutuhan dokumen disesuaikan dengan
tipe dan jenis forklift serta
kecukupan data yang terdapat pada masing – masing dokumen terhadap
persyaratan yang diatur oleh Standard/Code.

1.1.1.
Pemeriksaan/Verifikasi fisik
Seluruh bagian kritis forklift
dan bagian lain yang dapat berpengaruh pada operasi forklift harus di periksa
dari kemungkinan kerusakan, kemunduran kekuatan, ketidakfungsian dan lain-lain.
Bagian - bagian yang dimaksud adalah:
a. Pemeriksaan Mast
Ø
Pemeriksaan
pada kepala tiang (upright) dari korosi, retak dan distorsi.
Ø
Pemeriksaan
pada batang utama (main boom) dari korosi, retak dan distorsi.
Ø
Pemeriksaan
pada rangka penguat (Stiffener) dari korosi, retak dan distorsi.
Ø Pemeriksaan pada sambungan (Splice) dari keausan, retak dan distorsi.
b. Pemeriksaan Lift and Tilt Cylinder
Ø
Pemeriksaan
pada lengan mendatar (Horizontal Arm) dari keausan, retak dan distorsi.
Ø
Pemeriksaan
pada Selongsong Lengan (Arm Box) dari keausan, retak dan distorsi.
Ø Pemeriksaan pada Pendongkrak Hidrolik (Hydraulic Jack) dari rembesan maupun kebocoran.
c. Pemeriksaan Counter Weight
Ø Pemeriksaan pada Counter Weight dari perubahan bentuk, retak dan korosi.
d. Pemeriksaan Fork
Ø Pemeriksaan pada garpu (fork) dari
perubahan bentuk, retak dan korosi.
Ø Pemeriksaan pada Sambungan Pengikat
(Bracket) dari korosi, retak dan distorsi.
Ø Pemeriksaan pada Pengunci (Lock) dari korosi, retak dan distorsi.
e. Pemeriksaan Travelling Mechanism
Ø Pemeriksaan pada rangka/body (Chasis)
dari perubahan bentuk, retak dan korosi.
Ø Pemeriksaan pada roda depan (Front
Wheel) dari usang, tekanan dan penyesusain roda.
Ø Pemeriksaan pada roda belakang (Drive
Wheel) dari usang, tekanan dan penyesusain roda.
Ø Pemeriksaan pada gardan (Diferential) dari korosi, retak dan distorsi.
f.
Pemeriksaan
Prime Mover
Ø Pemeriksaan rumah mesin (Engine Housing)
dari korosi, kecocokan dan distorsi.
Ø Pemeriksaan blok mesin (Engine Block)
dari kotor, kebocoran dan distorsi.
Ø Pemeriksaan dudukan mesin (Engine
Mounting) dari korosi, kecocokan dan distorsi.
Ø Pemeriksaan pembautan (Bolting) dari korosi dan kendor.
g. Pemeriksaan Cooling System
Ø Pemeriksaan radiator dari kebocoran dan
kontaminasi.
Ø Pemeriksaan kipas dan tali (Fan &
Belt) dari ketegangan, keausan dan keamanan.
Ø Pemeriksaan selang air (Water Hose) dari
kebocoran, kontaminasi dan keamanan.
Ø Pemeriksaan tutup pengisi (Cap) dari
kebocoran dan kecocokan penutup.
Ø Pemeriksaan saringan oli (Oil Filter) dari kontaminasi dan kebocoran.
h. Pemeriksaan Fuel System
Ø Pemeriksaan tangka bahan bakar (Fuel
Tank) dari distorsi dan kebocoran.
Ø Pemeriksaan pompa bahan bakar (Fuel
Pump) dari kotor, bocor dan kendor.
Ø Pemeriksaan saluran bahan bakar (Fuel
Line) dari kebocoran, tersumbat dan kendor.
Ø Pemeriksaan pembersih udara (Air
Cleaner) dari kebocoran, tersumbat dan kendor.
Ø Pemeriksaan pengumpul asap (Manifold)
dari kebocoran dan baut kendor.
Ø Pemeriksaan knalpot (Muffler) dari kebocoran dan baut kendor.
i.
Pemeriksaan
Electrical System
Ø Pemeriksaan kabel kabin (Cabin Wiring)
dari kabel putus, terkelupas dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan kabel lampu (Lighting
System) dari kabel putus, terkelupas dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan kabel accu (Batteray Wiring)
dari kabel putus, terkelupas dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan kabel mesin (Engine Wiring)
dari kabel putus, terkelupas dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan saklar (Switch) dari kabel
putus, terkelupas dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan system pengaman (Main
Breaker) dari kabel putus, terkelupas dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan accu (Batteray) dari level
fluida, isolasi dan terminasi.
Ø Pemeriksaan starter system (Motor Starter) dari kondisi, isolasi dan fungsinya.
j.
Pemeriksaan
Hydraulic System
Ø Pemeriksaan pompa hidrolik (Hydraulic
Pump) dari kebocoran dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan saluran hidrolik (Hydraulic
Line) dari kebocoran dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan katup (Valve) dari kebocoran
dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan silinder hidrolik (Hydraulic Cylinder) dari kebocoran dan fungsinya.
k. Pemeriksaan Operator Cabin
Ø Pemeriksaan bantalan duduk (Chusion
Seat) dari kondisi rusak.
Ø Pemeriksaan sabuk pengaman (Seat Belt)
dari kondisi dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan tuas angkat (Lift Levers)
dari kondisi dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan tuas kemiringan (Tilt
Levers) dari kondisi dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan lampu sen (Turn Signal) dari
kondisi dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan saklar starter (Starter
Switch) dari kondisi dan fungsinya.
Ø Pemeriksaan pedal rem (Barke Pedal) dari kondisi dan fungsinya.
Pemeriksaan tombol emergensi (Emengency Push Button) dari kondisi dan
fungsinya.
Bikinin artikel resort bisa kaka
ReplyDelete