PERENCANAAN PEMBUATAN SALURAN AIR FLOODWAY
Floodway
Floodway merupakan saluran
pembuangan debit banjir yang terjadi pada saluran utama. Bila saluran yang
menampung suatu debit rencana sudah tidak lagi dapat menampung maka untuk menghindari
kerugian yang terjadi, debit banjir dilewatkan melalui floodway agar tidak
terjadi banjir dikawasan yang dilalui saluran tadi. Hal yang harus diperhatikan
dalam pembuatan floodway yaitu pertimbangan nonteknis dan teknis.
Pertimbangan
nonteknis meliputi antisipasi terhadap dampak negatif yang mungkin timbul, baik
itu permasalahan sosial maupun ekonomi.
Pertimbangan
teknis dalam pembuatan floodway meliputi pertimbangan terhadap rencana pola
alur sungai yang stabil. Adapun yang perlu dihindari adanya alur sungai meander
atau berkelok – kelok, yang menyebabkan awal proses pergerakan meander sungai
kearah tikungan luar. Pada suatu meander sungai, pada umumnya terjadi gerusan
tikungan luar, yang akan mengakibatkan pergerakan alur sungai tersebut kearah tikungan
luar. Untuk mengantisipasi atau mengurangi laju pergerusan pada tikungan luar,
perlu adanya perencanaan tikungan / meander sungai yang baik.
Beberapa
faktor yang harus diperhatikan adalah :
- Hindari dua tikungan yang berhubungan langsung, harus ada alur transisi.
- Perbandingan antara lebar sungai dan jari – jari meander lebih besar dari 20,B / R > 20 )
- Panjang alur sungai transisi diantara 2 tikungan adalah 2 – 3 lebar sungai.
- Lebar sungai pada tikungan antara 1,1 – 1,3 kali lebar sungai bagian lurus.
0 comments:
Post a Comment