PERSYARATAN
DI DALAM NDT
Harus ada :
- SOURCE (SUMBER PENGUJIAN)
- MEDIUM (YANG AKAN MENGUBAH SOURCE MENJADI SUATU INDIKASI)
- RECORDING MEDIA
UNTUK SEMBARANG METODA NDT
Ada 3 pertanyaan untuk menjamin bahwa pekerjaan dilakukan
dengan benar :
- IS THE PERSON/PERSONNEL QUALIFIED ?
- IS THE MACHINE/EQUIPMENT CALIBRATED ?
- IS THE PROCEDURE APPROVED ?
Terminologi
yang umum ditemui dalam NDT
Diskontinuitas :
Interupsi/gangguan pada struktur fisik atau konfigurasi
obyek yang diperiksa.
Defect/cacat :
Diskontinuitas yang ukuran, bentuk, atau orientasinya: (1)
merusak kegunaan obyek saat dipakai, atau (2) melebihi kriteria penerimaan.
Indikasi :
Respon yang dihasilkan dari suatu pengujian NDT yang
memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan signifikansinya.
Relevant, Nonrelevant and False/palsu.
Indikasi Relevant adalah dihasilkan oleh
diskontinuitas yang benar-benar ada pada benda.
Indikasi Nonrelevant adalah diakibatkan
oleh bentuk/geometri benda, kondisi fisik, atau berasal dari diskontinuitas
aktual yang ukurannya sangat kecil.
Indikasi False/Palsu adalah indikasi
yang muncul meskipun sebenarnya tidak ada diskontinuitas atau perubahan
geometri pada benda.
Lima metoda NDT yang paling umum dipakai :
- Visual (VT)
- Liquid Penetrant (PT)
- Magnetic Particle (MT)
- Ultrasonic (UT)
- Radiography (RT)
- Eddy Current Testing (ECT)
Visual Testing
Prinsip Dasar :
- Menerangi obyek yang diperiksa dengan cahaya
- Memeriksa obyek menggunakan mata
Dipakai untuk :
- Membesarkan cacat yang tidak nampak oleh mata telanjang
- Membantu pemeriksaan cacat
- Memeriksa daerah yang tak terjangkau oleh mata

Merupakan metoda NDT yang paling banyak dipakai dan sederhana,
mudah dilakukan, cepat, dan relatip murah.
Bagaimanapun
juga, keandalan pemeriksaan visual sangat tergantung pada faktor manusia.
Oleh karena
itu ada beberapa alat bantu terhadap pemeriksaan visual untuk meningkatkan
ketelitian terhadap cacat pada material.
0 comments:
Post a Comment